Danau Ranau

Danau Ranau adalah danau terluas kedua setelah danau toba. Itu kata mbah google. Namun bagi para plancong itu danau terluas di sumatera. Danau ranau memiliki panorama Alam yang begitu menakjubkan dan memiliki destinasi wisata yang sangat banyak.
Danau ranau terletak perbatasan palembang dan lampung namun lebih banyak ke palembang. Dari kota palembang waktu yang harus kita tempuh untuk mencapai danau ranau adalah 8 jam, cukup panjang dan melelahkan namun semua itu akan terbayar dengan keindahan panorama Alam yang masih sejuk dan asri. Danau ranau lebih tepatnya terletak di Propinsi Sumatera Selatan Kabupaten OKU Selatan.
Menurut sejarah yang berkembang di Ranau, danau ranau terbentuk setelah letusan gunung berapi yang sangat besar dan dasar dari gunung itu adalah seluruh wilayah ranau, namun ada bagian terendah yaitu di kaki gunung seminung. Disana terdapat pohon yang besar yaitu pohon ranau tempat tinggal burung rajawali, namun burung itu membuat resah warga sekitar karena sering kali memakan ternak warga. Singkat cerita pohon tersebut di tebang oleh penguasa setempat dan pada bagian tengah pohon menyembur air yang deras, hingga menenggelamkan sekitar pohon membentuk danau yang saat ini kita lihat.
Suasana Di Danau Ranau

      Terlepas dari legenda di atas, danau ranau adalah danau vulkanik yang memiliki luas kurang lebih 8 x 16 km yaitu sekitar 128 Km² Kini sisa dari gunung vulkanik itu adalah bukit barisan yang mengelilingi danau  tersebut. Tak hanya danau namun ada banyak keindahan alam yang lain yang bisa dinikmati di ranau ini.
Suasana sunrise
Yang harus dan tidak boleh tidak jangan sampai kita lewatkan adalah sunrise, begitu tenang dan menyejukan.  Saat keranau jangan lupa untuk mengunjungi Pusri, Banding agung, air terjun subik, pulau mariza, air panas dan tak kalah pentingnya adalah mendaki gunung seminung. Kebayang gak saat di daerah ranau dinginnya itu sudah sampai ketulang, bagaimana dengan dinginnya gunung seminung. Ayo jajal bersamau teman-teman anda.
Pemandian air panas
Pulau Mariza


Note: Kami tidak bertanggung jawab jika ada pungli (pungutan liar) di daerah ranau. Karena tak ada pemerintahan baik di bidang pariwisata maupun pengembangan daerah yang mau memperbaiki ranau.
Di tunggu kunjungannya.